Lima Hal yang Perlu Diketahui Saat Penyerahan Jepang di Perang Dunia II - INDEPHEDIA.com

Header Ads

Lima Hal yang Perlu Diketahui Saat Penyerahan Jepang di Perang Dunia II



INDEPHEDIA.com - Perang Dunia II (PD II) berakhir 75 tahun lalu, namun tidak semua negara memperingati di hari yang sama. Beberapa negara memperingati PD II di tanggal yang berbeda.

Rabu, hari peringatan penyerahan resmi Jepang 2 September 1945 ke Amerika Serikat, ketika dokumen ditandatangani secara resmi yang mengakhiri pertempuran berdarah selama bertahun-tahun dalam sebuah upacara di atas kapal USS Missouri di Teluk Tokyo.

Penyerahan Jepang ini di beberapa negara dikenal sebagai Hari VJ. Tetapi, beberapa negara menandai 15 Agustus sebagai akhir perang, hari kaisar Jepang berpidato mengumumkan penyerahan diri.

1. Apa itu VJ Day?

Melansir AP, Hari VJ (VJ Day) singkatan dari Victory over Japan Day, ditandai oleh Amerika Serikat dan sekutunya dalam perang dan oleh para korban Asia dari Jepang yang memenangkan pembebasan mereka dari tahun-tahun kekejaman dan penindasan.

Beberapa negara, termasuk Inggris, Australia, Belanda, dan Korea, menandai penyerahan Jepang pada 15 Agustus. Negara lainnya, termasuk Amerika Serikat, menandai hari itu pada 2 September, sementara Filipina, China, dan Rusia memperingati 3 September.

Jepang berduka atas kematian perangnya pada 15 Agustus dalam sebuah upacara khusyuk yang dihadiri oleh kaisar, pemimpin politik dan keluarga veteran.

2. Mengapa ada tanggal yang berbeda?

Negara-negara yang merayakan 15 Agustus menandai pengumuman publik Jepang tentang penyerahannya, sementara yang lainnya memperingati 2 September, ketika Jepang secara resmi menandatangani penyerahannya, mengakhiri konflik yang berlangsung, dalam berbagai derajat, hampir setengah abad di beberapa bagian Asia.

Presiden AS saat itu Harry Truman mengatakan bahwa proklamasi Hari VJ harus menunggu hingga Jepang secara resmi menandatangani syarat penyerahan.

Negara juga menandai tanggal yang berbeda karena alasan politik dan sejarah. Pada tahun 2014, Tiongkok menetapkan 3 September sebagai hari bersejarah yang baru diresmikan untuk setiap tahun menandai Hari Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang. Negara merayakan dengan pawai militer.

Filipina juga memperingati 3 September, hari pada tahun 1945 ketika Jenderal Jepang Tomoyuki Yamashita menyerah di negara itu. Rusia, yang menyatakan perang melawan Jepang pada 9 Agustus, melakukan tindakan militer terhadap Jepang hingga awal September.

3. Apa yang terjadi pada 15 Agustus 1945?

Siang hari pada 15 Agustus, beberapa hari setelah pengeboman atom AS di Hiroshima pada 6 Agustus dan Nagasaki pada 9 Agustus, Kaisar Jepang Hirohito menyiarkan pesan penyerahan diri kepada rakyatnya di radio.

Siaran itu datang satu hari setelah Jepang memberi tahu Amerika Serikat dan sekutunya bahwa mereka menyerah, dan Hirohito serta menteri Jepang menandatangani Surat Penyerahan Kekaisaran.

Pernyataan radio kaisar direkam sebelumnya pada 14 Agustus secara rahasia. Pejabat istana melindungi catatan tersebut dari pejabat militer yang menyerbu istana untuk mencurinya. Suara kaisar, yang didengar sebagian besar orang Jepang pada saat itu, teredam dan hampir tidak terdengar karena kualitas suaranya yang buruk.

4. Apa yang terjadi pada 2 September 1945?

Penandatanganan resmi penyerahan Jepang dilakukan di atas kapal perang USS Missouri di Teluk Tokyo, di mana pada tahun 1854 Komodor Angkatan Laut Matthew Perry telah menandatangani perjanjian dengan Jepang untuk membuka negara feodal untuk perdagangan dengan Amerika Serikat.

Di atas USS Missouri, Menteri Luar Negeri Jepang Mamoru Shigemitsu dan Jenderal Yoshijiro Umezu menandatangani Instrumen Penyerahan. Kedua pria itu kemudian dihukum karena kejahatan perang.

Jenderal Douglas MacArthur, juga Panglima Tertinggi Sekutu, ditandatangani untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan Laksamana Armada Chester Nimitz penandatanganan untuk Delegasi AS dari negara sekutu lainnya, termasuk Inggris, Prancis, Australia, Kanada, Belanda, Selandia Baru, Cina dan Uni Soviet, menyaksikan upacara setengah jam itu.

5. Apa yang terjadi setelahnya?

Penandatanganan resmi penyerahan Jepang memerintahkan bahwa negara tersebut harus menghentikan semua tindakan militer, membebaskan tawanan perang dan lainnya yang ditahan dan mengikuti ketentuan lainnya.

Sejak 1954, Jepang telah menghabiskan puluhan miliar dolar untuk bantuan pembangunan, yang awalnya dimaksudkan sebagai kompensasi perang, untuk wilayah tersebut. Tetapi butuh lebih dari dua dekade bagi Jepang untuk menormalkan hubungan diplomatik dengan beberapa negara di Asia masa perangnya.

Ini memulihkan hubungan dengan Korea Selatan pada tahun 1965, dan dengan China pada tahun 1972, meskipun perselisihan tentang sejarah masa perang terus mempengaruhi hubungan Jepang dengan tetangganya.

Jepang belum menandatangani perjanjian damai dengan Rusia karena sengketa wilayah dan belum menjalin hubungan diplomatik dengan Korea Utara. (SJ.IN/MA/*)

loading...

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).