Kota Palembang Gelar Festival Rajawali - INDEPHEDIA.com

Header Ads

Kota Palembang Gelar Festival Rajawali


Penyelenggaraan festival ini bertujuan untuk terus memacu pertumbuhan sektor pariwisata setelah pelaksanaan Asian Games XVIII/2018 untuk mencapai target kedatangan 2,1 juta wisatawan pada 2019.

SUMSEL, INDEPHEDIA.com - Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, menggelar Festival Rajawali, yang dilaksanakan 15-17 Februari 2019.

"Penyelenggaraan festival ini bertujuan untuk terus memacu pertumbuhan sektor pariwisata setelah pelaksanaan Asian Games XVIII/2018 untuk mencapai target kedatangan 2,1 juta wisatawan pada 2019," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, di Palembang, seperti dikutip Senin (28/1/2019).

Festival ini, kata dia, akan dilaksanakan di di sepanjang Jalan Rajawali mulai dari simpang Veteran hingga Jalan Bangau. Festival ini digelar juga untuk memanfaatkan momen perayaan Cap Go Meh karena warga keturunan Tionghua banyak yang pulang kampung.

Dijelaskannya, beragam event yang digelar selama tiga hari di tempat tersebut ditargetkan dapat memikat sebanyak 20.000 orang pengunjung. Untuk memenuhi target itu, di sepanjang Jalan Rajawali nantinya akan diramaikan oleh 100 stan dan bazar baik kuliner, kerajinan, kebudayaan hingga beragam stan lainnya.

Event akan menampilkan beragam kegiatan mulai dari anak hingga dewasa juga komunitas, seperti lomba mewarnai, safety riding, festival band dan karnaval budaya yang diikuti 17 kabupaten kota. Setiap hari akan ada even menarik yang bisa dikunjungi masyarakat sebagai destinasi wisata baru di Palembang dengan tanpa dikenai biaya alias gratis.

Sementara itu, kegiatan komunitas akan dilakukan penutupan jalan sehari penuh pada Minggu (17/2/2019) karena akan ada kegiatan lari 5 K, gowes, yoga bersama, juga senam jantung.

Pada perhelatan Asian Games lalu, Kota Palembang yang menjadi tuan rumah 14 destinasi wisata dengan target mendatangkan 1,9 juta wisatawan. Setelah Asian Games berlalu, Palembang membutuhkan langkah-langkah strategis untuk tetap memacu sektor pariwisata di daerah ini. (*)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).