Monumen Aneh Tapi Indah di Belahan Dunia

 


INDEPHEDIA.com - Dari tujuannya, pembangunan monumen atau patung dibuat guna menghormati jasa seseorang atau memperingati peristiwa penting. 

Monumen biasanya diciptakan sebagai estetika, untuk menarik wisatawan agar berkunjung ke suatu daerah. 

Tapi, nyatanya banyak juga monumen yang dibuat justru memiliki bentuk aneh meski tetap indah dipandang mata bagi yang melihatnya.

LESHAN GIANT BUDDHA di China

Leshan Giant Buddha, salah satu mahakarya mengesankan di wilayah Provinsi Sichuan, China.

Secara geografis, Leshan Giant Buddha merupakan salah satu situs yang tersimpan serta terawat dengan sangat baik. 

Lokasinya berada di antara sederetan kawasan puncak pegunungan eksotik di bagian selatan pusat ibukota Provinsi Sichuan. 

Leshan Giant Buddha merupakan sebuah situs, berupa patung Buddha berukuran raksasa. 

Patung Buddha ini dipahat pada dinding atau permukaan salah satu puncak tebing bebatuan di sekitar wilayah pegunungan Lingyun.

PATUNG KINDLIFRESSER FOUNTAIN di Swiss

Walaupun terlihat seperti karya seni nyentrik dan aneh, monumen Kindlifresser Fountain (patung pemakan anak) yang berdiri di atas air mancur ini sangat menakutkan. 

Faktanya, monumen tersebut telah menakuti banyak anak-anak di Bern sejak tahun 1546 hingga saat ini. 

Dengan mengenakan pakaian berwarna merah dan hijau, monumen ini terlihat seperti monster. 

Kabarnya, monumen ini dibuat untuk memberi peringatan kepada komunitas Yahudi di Bern. 

Tapi pastinya, patung ini akan selalu mengingatkan anak-anak di Bern untuk menjaga tingkah lakunya.

THE HANGING MAN di Republik Ceko

Patung The " Hanging Man"(1997) menggambarkan patung psikolog kenamaan Sigmund Freud tergantung tak berdaya dengan satu tangan di atas atap bangunan. 

Patung karya seniman David Cherny itu menggambarkan Sigmund Freud dan perjuangannya dengan rasa takut akan kematian.

THE GEORGIA GUIDESTONES di Amerika Serikat (AS)

Monumen ini berdiri pada 1979 yang dibangun oleh orang atau sekelompok orang tidak dikenal di Georgia, Amerika Serikat. 

Dalam monumen ini terukir pesan yang ditulis dalam 8 (delapan) bahasa. Inti pesan ini adalah pentingnya pengurangan jumlah populasi penduduk dunia menjadi 500 juta orang saja. 

Diduga, pendiri monumen misterius ini adalah kaum elite pelopor globalisasi (New World Order). Tapi, hingga detik ini, tidak ada yang mengetahui kebenarannya.

THE ALTON BARNES WHITE HORSE di Inggris

Pada 1812, seorang petani bernama Robert Pile membayar uang sebesar £ 20 kepada seorang pria bernama Jack the Painter. 

Pria ini seorang pelukis yang ditugaskan Robert Pile untuk mendesain dan memotong seekor kuda ke lereng bukit di Wiltshire, Inggris. 

Ini adalah salah satu dari sembilan lukisan kuda yang dipotong ke bukit-bukit di daerah ini.

Tidak ada yang tahu mengapa desain tersebut diukir dari bukit. Itu kemudian dikemas dengan kapur sehingga menonjol putih mencolok. 

Dalam pengerjaannya, Jack the Painter kemudian mensubkontrakkan pekerjaan itu kepada orang lain. 

Monumen Alton Barnes White Horse akhirnya selesai dengan ukuran kuda kira-kira 55 meter (180 kaki) tinggi dan 49 meter (160 kaki) panjang.

THE SINKING LIBRARY di Australia

“The Sinking Library” adalah perpustakaan Negara dengan bangunan bersejarah di jantung kota Victoria, Melbourne Australia. 

Bangunan karya seni aneh ini disahkan oleh dewan lokal sebagai bagian dari program seni kota.

MANO DEL DESIERTO, ATACAMA DESERT di Chile

Gurun Atacama bisa ditemukan di Kota Antofagata, Chile. Ada sebuah patung yang menjadi perhatian di gurun pasir tandus tersebut. 

Patung bernilai seni tinggi itu, yakni Mano de Desierto atau lebih dikenal sebagai Hand of the Desert. 

Patung berbentuk telapak tangan raksasa dari pasir yang menyeruak dari gurun. Seakan-akan ada orang yang terkubur di dalam gurun pasir. 

Patung aneh itu dibuat oleh pematung Chile bernama Mario Irarrazabal dengan tinggi mencapai 10,8 meter.

SAINT WENCESLAS RIDING A DEAD HORSE di Republik Ceko

Selama hampir 100 tahun, monumen Saint Wenceslas di Wenceslas Square, Praha, jadi kebanggaan semua orang. 

Saint Wenceslas sendiri adalah lambang kebanggaan Bohemia. Tapi kini, keadaan sudah terbalik, Saint Wenceslas sudah kehilangan pamor. 

Akhirnya, seniman bernama David Cerny pada 1999 membuat patung parodi dari monumen Saint Wenceslas. 

Ia membuat Saint Wenceslas Riding a Dead Horse. Jika di monumen asli Saint Wenceslas duduk gagah di atas kuda, maka monumen parodi ini adalah kebalikannya. 

David Cerny membuat monumen Saint Wenceslas duduk di perut kuda yang sudah mati.

THE THUMB di Prancis

Monumen “The Thumb” (jempol raksasa) terletak di Paris, Prancis. "Le Pouce" (ibu jari), adalah kreasi artistik oleh pemahat Prancis terkenal César Baldaccini. 

Jempol besar ini dirancang oleh pemahat Prancis itu pada 1965 dengan berat 18 ton dan tinggi 12 meter atau setinggi 39 kaki.  (***)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Biasakan berkomentar dengan nama yang jelas. Berkomentar dengan UNKNOWN atau SPAM akan dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

Back to Top