Chinese New Year Eve Celebration 2019, Batam Banjir Wisatawan Mancanegara

 

Suksesnya event ini bisa dilihat saat acara berlangsung. Dari 60 table yang disiapkan, semuanya full. Perayaan Imlek 2570 ini total dihadiri sedikitnya 600 orang wisatawan.

BATAM, INDEPHEDIA.com – Chinese New Year Eve Celebration 2019 yang dilangsungkan di Ballroom C, Golden Prawn, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (5/2/2019) berlangsung sukses. Dari event itu, Kota Batam dipenuhi wisatawan asing dari sejumlah negara.

Suksesnya event ini bisa dilihat saat acara berlangsung. Dari 60 table yang disiapkan, semuanya full. Perayaan Imlek 2570 ini total dihadiri sedikitnya 600 orang wisatawan.

“Penyelenggaraan Chinese New Year Eve Celebration 2019 sangat meriah. Imlek menjadi perayaan yang ditunggu oleh semua. Kemenpar sangat jeli membaca potensi ini. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Kemenpar yang telah men-support program Imlek ini,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, Selasa (6/2/2019) malam.




Pengunjung Chinese New Year Eve Celebration 2019 53,3% di antaranya adalah wisman. Jumlahnya sekitar 320 orang. Mereka berasal dari Singapura, Malaysia, Tiongkok, Vietnam, Myanmar, hingga Australia. Sedangkan wisatawan lokal yang hadir sekitar 280 orang.

“Wisman datang membawa serta keluarganya. Chinese New Year Eve Celebration 2019 sangat hangat bagi siapapun. Dominasi kunjungan wisman datang dari Singapura dan Malaysia. Imlek ini sudah jadi public holiday di Singapura. Kalau mereka mau berwisata, sekaranglah saatnya. Secara histori, mereka juga punya hubungan kekeluargaan yang erat dengan Batam,” terang Ardiwinata.

Kehadiran para wisman menjadi berkah. Tingkat okupansi hotel rata-rata 90%, apalagi ditopang status long weekend. Hotel sold out. Hal terjadi di kawasan bisnis Nagoya plus 6 resort di Kota Batam. Untuk area Batam Center, okupansi berada di strip 90%. Impact dari Imlek 2570 membuat rata-rata okupansi surplus 20%. Pada weekend reguler, okupansi hotel hanya 70%.

“Semua mendapatkan impact positif menurut porsinya. Di sini yang terpenting industri pariwisata bisa bergerak lebih cepat. Profil riil bisa dilihat lagi dari Chinese New Year Eve Celebration 2019 ini. Program ini sangat luar biasa,” tegasnya.

Kalkulasi menarik memang diberikan wisman melalui Chinese New Year Eve Celebration. Realisasi dari arus kunjungan wisman surplus 6,7% dari target. Program tersebut sebenarnya hanya ditarget dihadiri 300 wisman saja. Ledakan wisman tidak lepas dari konsep unik yang ditawarkan. Chinese New Year Eve Celebration ini menampilkan beragam kemeriahan.

Kemeriahan Chinese New Year Eve Celebration 2019 diberikan dari pertunjukan Barongsai. Aksi tersebut disajikan oleh Hong Fong Persatuan Barongsari, Batam. Barongsai ini dikuatkan dengan Cai Sen Ye. Para peserta semakin bersemangat melalui ‘ritual’ Lau Yusheng. Sembari menikmati beragam hidangan, ada show dari artis Mandarin. Ada juga lucky draw hingga pertunjukan kembang api.

“Chinese New Year Eve Celebration tahun ini sangat luar biasa. Kapasitas venue terisi penuh. Dan, lebih menarik semua suku bangsa membaur di sini. Meski sukses menghadirkan banyak wisman, evaluasi tetap harus dilakukan. Harapannya, penyelenggaraan event tahun depan lebih optimal lagi. Potensi dari Batam ini besar,” tegas Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar, Rizki Handayani Mustafa.

Melengkapi kegembiraan, Chinese New Year Eve Celebration juga merilis banyak menu kuliner nikmat. Ada 8 menu terbaik yang disajikan. Ada steamboat seafood, facai yusheng, ikan steam, lumpia sayur, juga sayur sawi minyak manis tumis. Disajikan juga capcai campuran sayuran, udang steam, dan ayam panggang. Minumannya spesial, di antaranya wine.

“Batam ini terkenal dengan ragam dan cita rasa nikmat kulinernya. Untuk Imlek sendiri, kuliner yang disajikan juga sangat khas. Kami tentu gembira dengan antusiasme publik mancanegara terhadap event Chinese New Year Eve Celebration. Kami optimistis, angka kunjungan wisman untuk event tahun depan akan lebih besar,” jelas Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar, Dessy Ruhati.

Memiliki kemasan terbaik, penyelenggaraan Imlek 2570 di Batam secara menyeluruh akan menaikan arus masuk wisman. Angkanya diprediksi lebih dari 200 Ribu orang wisman di sepanjang Februari 2019. Sebab, arus wisman di Batam relatif stabil. Dalam 5 tahun terakhir, kunjungan wisman rata-rata setiap bulannya sekitar 150 wisman. Kalaupun terjadi fluktuasi, tidak terlalu ekstrim.

“Batam ini memiliki market jelas, yaitu Singapura dan Malaysia. Secara geografis juga sangat strategis dan jaraknya dekat. Batam juga menawarkan banyak aktivitas. Sembari merayakan Imlek pada Chinese New Year Eve Celebration, mereka bisa menikmati wisata belanja,” kata Kabid Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar, Trindiana M Tikupasang.

Sukses besar yang didulang Chinese New Year Eve Celebration 2019 pun diapresiasi Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya. Menpar menyatakan, aspek 3A milik Batam adalah luar biasa. “Kami gembira karena program ini sukses. Respon wismannya sangat besar. Artinya, ada potensi besar ekonomi yang dihasilkan. Selain atraksinya, aksesibilitas dan amenitas di Batam juga yang terbaik,” jelasnya. (*)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Biasakan berkomentar dengan nama yang jelas. Berkomentar dengan UNKNOWN atau SPAM akan dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

Back to Top