-->

Berkunjung ke Destinasi Wisata Pertanian Pulau Semambu Inderalaya

 


Tiba di lokasi Dusun III Desa Pulau Semambu, Inderalaya Utara, Kabupaten OI, disisi kiri dan kanan jalan poros desa dipenuhi pemandangan hijau tanaman buah dan sayur-sayuran.

INDEPHEDIA - Menikmati libur akhir pekan di Provinsi Sumatera Selatan, Desa Pulau Semambu Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), menjadi pilihan destinasi wisata pertanian.

Jika anda kangen dengan suasana perdesaan dan pertanian, Tempat Wisata Pulau Semambu Indralaya pilihannya. Lokasinya tak begitu jauh, berjarak 24 kilometer dari arah Palembang menuju ke Timbangan Inderalaya.

Tiba di lokasi Dusun III Desa Pulau Semambu, Inderalaya Utara, Kabupaten OI, disisi kiri dan kanan jalan poros desa dipenuhi pemandangan hijau tanaman buah dan sayur-sayuran.




Apabila berkunjung ke lokasi wisata pertanian ini, anda akan dipandu oleh seseorang. Di sini, mereka akan memperkenalkan fasilitas-fasilitas yang ada, seperti wisata tanam, wisata petik, wisata tangkap ikan dan outbound.

Masyarakat yang berkunjung ke destinasi wisata edukatif berbasis pertanian ini banyak dari kalangan warga lokal. Namun kini, para orangtua pun rela mengajak keluarga dan anak-anak mereka datang langsung ke sini untuk menikmati fasilitas wisata yang telah disediakan.

Bagi yang berminat untuk berkunjung ke wisata edukatif pertanian, silakan datang langsung ke sini. Cukup dengan merogoh kocek Rp15 ribu-Rp20 ribu per orang, anda sudah bisa menikmati berbagai macam objek yang telah tersedia, mulai dari menikmati petik buah, sayur hingga tangkap ikan.

Tak puas hanya dengan berkeliling dan melihat-lihat tempat wisata edukatif pertanian ini, bagi pengunjung yang mau bawa sayur atau buah langsung timbang di lokasi, karena langsung berhubungan dengan petani. (***)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Biasakan berkomentar dengan nama yang jelas. Berkomentar dengan UNKNOWN atau SPAM akan dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top