Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa Iskindo, Strategi Pariwisata hingga Promosi Maritim - INDEPHEDIA.com

Header Ads

Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa Iskindo, Strategi Pariwisata hingga Promosi Maritim


Ekspedisi Pinisi akan gelar FGD membahas strategi pariwisata berkelanjutan di Raja Ampat dan workshop dengan tema upaya pengurangan Sampah Plastik di Kota Sorong. 

JAKARTA, INDEPHEDIA.com - Dalam pelayaran trip menuju titik 18 dan 19 di Raja Ampat dan Sorong, Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa Iskindo akan melakukan serangkaian kegiatan workshop, kampanye anti destructive fishing, clean the beach dan pelatihan keterampilan nelayan dalam penggunaan e-logbook.

Ekspedisi Pinisi akan gelar FGD membahas strategi pariwisata berkelanjutan di Raja Ampat dan workshop dengan tema upaya pengurangan Sampah Plastik di Kota Sorong.

Kegiatan Ekspedisi Pinisi trip 3 mendapat dukungan dari Blue Abadi Fund, SEA Project-USAID, Conservation International, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Prov Papua Barat, Pemkot Sorong dan Pemda Raja Ampat.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrowi menyatakan, sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan kepada pelaksanaan program Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa yang dilaksanakan Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo).

"Karakter maritim bangsa ini mesti terus dikuatkan salah satunya melalui kegiatan ekspedisi pinisi yang jangkaunnya sangat luas sampai di pelosok negeri," ujar Imam Nahrowi ketika menerima delegasi panitia ekspedisi di Kantor Menpora, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Menpora mengutarakan harapannya agar melalui kegiatan tersebut akan semakin membangkitkan jiwa dan semangat maritim generasi muda Indonesia. "Iskindo mesti selalu tampil di depan dalam kampanye dan advokasi pembangunan maritim. Program ekspedisi pinisi sangat relevan dengan upaya kita untuk promosikan kegiatan maritim bagi generasi muda, agar bangsa ini tidak kehilangan jati diri," kata Menpora.

Sementara itu, Koordinator Program Eksedisi Bakti Nusa, Moh Abdi Suhufan mengatakan, Ekspedisi Pinisi Bakti telah menjangkau 18 dari 74 titik singgah. "Dukungan Menpora hari ini akan menambah semangat kami untuk melanjutkan pelayaran ini sampai tuntas pada 17 Agustus 2019 nanti," jelasnya. (WS/R-02)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).