Bangka Selatan Prioritaskan Event Pariwisata Skala Nasional - INDEPHEDIA.com

Header Ads

Bangka Selatan Prioritaskan Event Pariwisata Skala Nasional

Event Toboali "City On Fire"

Toboali "City On Fire" menjadi prioritas karena event tersebut telah masuk menjadi event kepariwisataan nasional Indonesia.

BABEL, INDEPHEDIA.com - Pada tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), memprioritaskan event berskala nasional guna mendukung promosi pariwisata yang ada di daerah itu.

"Tahun Ini Event Toboali "City On Fire" masih kami jadikan prioritas seperti tahun tahun sebelumnya," Kata Sekertaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan, Toni Pratama, di Toboali, Senin (21/1/2019).

Ia mengatakan, Toboali "City On Fire" menjadi prioritas karena event tersebut telah masuk menjadi event kepariwisataan nasional Indonesia.

"TCOF menjadi prioritas Bangka Selatan dan juga event ini telah masuk menjadi event tahunan pariwisata nasional Indonesia," katanya.

Pada tahun 2019, secara keseluruhan rencananya Disparpora Kabupaten Bangka Selatan juga akan menyelenggarakan 34 event guna mempromosikan wisata yang ada didaerah itu.

"Tujuan pelaksanaan event ini adalah merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah untuk mempromosikan potensi wisata Bangka Selatan ke tingkat nasional maupun internasional," katanya.

Selain itu, dengan diselenggarakannya berbagai macam event tersebut, dapat menambah kunjungan para wisatawan baik lokal maupun mancanegara ke Bangka Selatan.

"Kami mengharapkan pelaksanaan berbagai macam event ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar," katanya.

Ia menghimbau masyarakat yang ingin tahu secara detail terkait pelaksaan event tahun ini dapat datang ke Disparpora atau ke Tourist Information Center yang ada di Toboali.

"Jika butuh informasi yang berkaitan dengan pariwisata maupun event yang akan dilaksanakan, masyarakat bisa mendatangi langsung TIC kami yang ada di Kota Toboali," jelasnya. (***)




No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).