ILO Bantu Tingkatkan SDM Pariwisata di Nusa Tenggara Barat - INDEPHEDIA.com

Header Ads

ILO Bantu Tingkatkan SDM Pariwisata di Nusa Tenggara Barat

NTB, INDEPHEDIA.com - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Sitti Rohmi Djalilah (tengah), saat menerima Tim Internasional Labour Organization (ILO) di Mataram, Senin (11/3/2019). (Foto Humas Pemprov NTB)
Saat ini, Provinsi NTB sedang giat-giatnya membangun desa wisata sebagai destinasi baru wisatawan yang berkunjung ke NTB.

NTB, INDEPHEDIA.com - Internasional Labour Organization (ILO) yang tergabung dalam Tim Join Scoping Mission Kemenko Bidang Kemaritiman membantu pemerintah di Provinsi NTB dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia untuk pengembangan kepariwisataan.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Sitti Rohmi Djalilah, menyambut baik dukungan dari ILO. "Saat ini NTB juga telah memiliki sekolah pariwisata yakni Poltekpar, di samping beberapa sekolah pariwisata lainnya di beberapa tempat di NTB, yang tentunya untuk menunjang peningkatan SDM di bidang pariwisata," ujarnya saat menerima Tim ILO, di Mataram, Senin (11/3/2019).

Ia mengatakan, saat ini Provinsi NTB sedang giat-giatnya membangun desa wisata sebagai destinasi baru wisatawan yang berkunjung ke NTB. "Dengan adanya Tim ILO ini akan sangat membatu sekali dalam meningkatkan SDM pelaku-pelaku yang berkaitan dengan pariwisata," ucap Rohmi.

Sementara, pimpinan rombongan dari Kemenko Bidang Maritim, Suhendar menjelaskan, ILO yang tergabung dalam tim join scoping mission, Kemenko Bidang Kemaritiman akan membantu pemerintah dalam meningkatkan kapasitas SDM untuk pengembangan kepariwisataan di Provinsi NTB.

"Di Indonesia tempatnya ada dua saat ini, yakni di Danau Toba dan Lombok, NTB. Tujuannya untuk perbaikan SDM yang berkaitan dengan pariwisata," ujarnya.

Untuk itu, jelas dia, Tim ILO membutuhkan keterangan dan data terkait program-program kepariwisataan yang sedang berjalan di NTB. "Selain memperoleh data, tim juga akan terjun langsung ke lapangan untuk melihat situasi pariwisata di NTB," jelasnya. (NW.NTB/IN)
loading...

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).