-->

Menpar Apresiasi AirAsia Promosikan Tarif Murah Kuala Lumpur-Silangit

 

TINJAU MTIC - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meninjau fasilitas Mobile Tourism Information Center (MTIC) di Bandara Silangit, Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (4/4/2019). (Foto: ANTARA/Royke Sinaga)

Ini patut diapresiasi karena promosi-promosi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan asing ke kawasan Danau Toba.

PRAPAT, INDEPHEDIA.com - Terobosan maskapai AirAsia yang memberikan tarif promosi penerbangan reguler dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA) Malaysia menuju Bandara Internasional Silangit, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara mendapat apresiasi dari Menteri Pariwisata Arief Yahya.

"Ini patut diapresiasi karena promosi-promosi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan asing ke kawasan Danau Toba," ujar Menpar Arief Yahya, di Parapat, Sumatera Utara, Jumat (5/4/2019).

Ia mengatakan, pada  Mei-Agustus, AirAsia memberikan tarif penerbangan murah, hanya berkisar Rp200.000 sekali terbang. Saat ini, jumlah penerbangan ke Bandara Silangit berjumlah 4-5 maskapai.

"Semakin banyak penerbangan internasional yang masuk ke Silangit, semakin menambah kapasitas kita untuk mendatangkan turis asing ke Sumatera Utara," katanya.

Menpar menggambarkan, harga tiket penerbangan AirAsia Kuala Lumpur-Silangit dan sebaliknya Rp200.000 untuk sekali terbang, jauh lebih murah dibandingkan penerbangan lokal. Meski demikian, lanjut dia, berbagai infrastruktur, fasilitas di Bandara Silangit dan tempat-tempat wisata sekitar Danau Toba harus ditingkatkan. (NW.IN/*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Biasakan berkomentar dengan nama yang jelas. Berkomentar dengan UNKNOWN atau SPAM akan dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top