Objek-objek Wisata Dunia Ini Melarang Wisatawan Selfie

 
Taj Mahal

Objek-objek wisata yang tidak diperbolehkan mengambil foto maupun video itu, di antaranya Johannesburg Afrika Selatan, Holocaust Memorial Berlin, Mekkah Arab Saudi, Westminster Abbey Inggris, Garoupe Antibes Prancis, The Palace Museum Beijing dan Taj Mahal India.

INDEPHEDIA.com -
Banyak wisatawan pergi berwisata mencari objek-objek wisata yang memang unik dan menarik untuk dikunjungi. 

Selain itu, kalau sudah berada di sana jika tidak menyempatkan diri untuk berfoto-foto rasanya seperti ada yang kurang.

Rupanya, di antara banyak tempat wisata unik dunia, ada beberapa tempat yang ternyata melarang kita untuk selfie atau mengabadikan sebuah foto maupun video di dalamnya atau di titik-titik tertentu.

Bagi kamu yang memiliki hobi fotografi dan eksis di media sosial, aturan ini pastinya harus membuatmu kecewa. 

Semestinya pengen narsis tetapi kamu tidak diizinkan untuk mengambil gambar bangunan atau objek lainnya yang berada di sana.

Objek-objek wisata yang tidak diperbolehkan mengambil foto maupun video itu, di antaranya Johannesburg Afrika Selatan dan Holocaust Memorial Berlin.

Kemudian, Mekkah Arab Saudi, Westminster Abbey Inggris, Garoupe Antibes Prancis, The Palace Museum Beijing dan Taj Mahal India.

Di Johannesburg, Afrika Selatan misalnya, saat berwisata di Lion Park, kamu bisa berjalan-jalan dengan singa yang akan didampingi seorang pawang yang akan menjamin keselamatan kamu. 

Di tempat ini, kamu bisa mengabadikan momen melalui foto. Tapi, kamu akan sangat dilarang jika mengambil foto selfie bersama dengan hewan buas tersebut. 

Alasan ini tidak lain untuk keselamatan kamu juga. Meski hewan itu tampak jinak, bisa jadi kebuasannya tiba-tiba timbul dan mengancam keselamatan. 

Lalu, di Holocaust Memorial Berlin, meskipun tidak ada peringatan tertulis di area monumen ini, namun rasanya kurang bagus juga untuk mengambil gambar.

Di sini, masa kamu berselfie di antara beton-beton yang digambarkan sebagai pengganti makam para korban pembantaian Nazi itu? Pastinya kurang sopan banget ya.

Selanjutnya, Mekkah Arab Saudi, tempat ibadah Haji dan Umroh umat Islam dari seluruh dunia ini juga melarang adanya foto selfie. 

Hal ini disampaikan oleh ulama setempat yang merasa bahwa perbuatan itu termasuk dalam perbuatan yang riya.

Terutama bagi anak-anak muda yang datang untuk beribadah, namun melakukan foto selfie untuk dipamerkan di sosial media milik mereka.

Hampir sama dengan Holocaust Mamorial, di Westminster Abbey Inggris ada area yang tidak boleh berselfie ria.

Tempat yang menjadi saksi dari Pangeran William dan Kate Middleton mengikat janji suci ini, ternyata terdapat makam dari ilmuwan ternama Isaac Newton dan Charles Dicknes. 

Hal ini tentunya menjadi peringatan untuk menghargai dan berlaku sopan dengan tidak mengabadikan momen dalam bentuk foto ataupun video di dalam Westminster Abbey.

Sementara di Garoupe, Antibes, Prancis, pemerintah setempat menetapkan pantai ini sebagai ‘No Braggies Zone’.

No Braggies Zone atau area yang dilarang untuk mengambil foto narsis di pantai tersebut dan mempostingnya ke akun sosial media.

Tak terkecuali di The Palace Museum Beijing yang dikenal dengan Forbidden City, juga memberlakukan peraturan untuk tidak melakukan selfie bagi para pengunjungnya. 

Hal yang ditakutkan dari kegiatan selfie ini kemungkinan yang bisa saja terjadi, seperti menyenggol barang yang ada di sana atau hal semacamnya. 

Kalau kamu masih melanggar peraturan ini, siap-siap ditegur oleh petugas yang ada di Forbidden City.

Tempat terakhir larangan mengambil foto, yakni di Taj Mahal India. Bangunan megah nan indah ini memiliki peraturan dilarang foto saat berada di dalam bangunan. 

Tapi, kalau kamu berada di halaman Taj Mahal masih diperbolehkan dan bisa berselfie ria sesukamu. 

Bentuk larangan mengambil foto di dalam bangunan ini dilakukan untuk menghormati kisah dari dibangunnya Taj Mahal. 

Jadi, kalau di dalam bangunan kamu hanya bisa memandangi dan menikmati keindahan ini tanpa bisa mengabadikannya dengan kamera. (WS.IN/*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Biasakan berkomentar dengan nama yang jelas. Berkomentar dengan UNKNOWN atau SPAM akan dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

Back to Top