Begini Cara Membatasi Dimasukkan ke Grup WhatsApp Secara Tiba-tiba

 


INDEPHEDIA.com — Sering kali kita secara tiba-tiba dimasukkan ke dalam sebuah grup WhatsApp (WA) tanpa pemberitahuan atau persetujuan sebelumnya. 

Di samping agak menyebalkan, hal ini juga sering kali menjadi masalah privasi yang ada di WhatsApp sejak lama bagi banyak pengguna. 

Tidak adanya batasan bagi admin grup WhatsApp untuk menambah orang lain ke dalam grup disinyalir sering menjadi sarana penyebaran hoaks atau spam.

Tapi, ternyata hal ini bisa diatasi. WhatsApp memberikan solusi berupa pembatasan siapa saja yang bisa mengundang pengguna ke dalam sebuah grup. 

Bahkan, dengan adanya pembatasan tersebut, admin grup pun tak bisa lagi sembarangan menambah orang ke sebuah grup.

Pembatasan ini bisa ditemukan di dalam pengaturan grup WhatsApp, yakni di Settings > Account > Privacy > Groups. 

Ada tiga pilihan yang tersedia soal siapa saja yang bisa langsung mengundang pengguna ke dalam sebuah grup.

Ketiganya, yakni "Everyone" yang berarti semua orang tanpa pembatasan, "My contacts" alias hanya mereka yang ada di daftar kontak, dan "Nobody" atau tak ada sama sekali.

Dalam pengaturan ini, jika ingin admin grup WhatsApp mengundang pengguna WhatsApp yang membatasi invitation, mesti mengirim tautan berisi link undangan untuk masuk grup lewat japri (PM) ke pengguna terkait.

Individu pengguna yang diundang masuk ke grup tadi bisa menimbang-nimbang apakah akan ikut bergabung dengan mengklik tautan undangan atau tidak. Invitation link ini berlaku selama 72 jam.

Fitur pembatasan group invite ini diketahui sudah mulai diuji coba di aplikasi WhatsApp iOS dan Android sejak versi beta 2.19.55. 

Apabila belum tersedia, kemungkinan pengguna masih harus menunggu hingga kebagian fitur pembatasan undangan grup.

Untuk mengetahui perkembangan terkini, pastikan juga Anda update WhatsApp ke versi terbaru lewat Google Play Store atau Apple App Store agar tidak melewatkan pembaruan tersebut. (SBB.IN/*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Biasakan berkomentar dengan nama yang jelas. Berkomentar dengan UNKNOWN atau SPAM akan dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

Back to Top