Berwisata Asyik Lewati JTTS Sumatera Ruas Lampung-Sumsel - INDEPHEDIA.com

Header Ads

Berwisata Asyik Lewati JTTS Sumatera Ruas Lampung-Sumsel



Jika Anda akan berwisata melewati jalan tol ruas Terbanggibesar (Kabupaten Lampung Tengah, Lampung)–Pematang Panggang (Kabupaten OKI, Sumsel) panjangnya sekitar 100 km dan Pematang Panggang–Kayuagung, Kabupaten OKI sekitar 85 km.

LAMPUNG, INDEPHEDIA.com – Bagi Anda yang akan melakukan perjalanan wisata atau melewati jalan lintas Sumatera dari dan ke Pulau Jawa ada kabar gembira. Pada akhir Maret 2019, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Provinsi Lampung-Sumatera Selatan ditargetkan sudah bisa beroperasI fungsional.

“Akhir Maret 2019 ini saya mau jalan tol ruas Lampung-Sumsel bisa selesai. Walaupun hanya fungsional, tetapi sudah bisa digunakan,” ujar Menteri BUMN Rini M Soemarno, saat meninjau ruas tol ruas Terbanggibesar–Pematang Panggang di Menggala, Tulangbawang, Lampung, Kamis (31/1/2019).

Ia menjelaskan, terkendalanya penyelesaian pembangunan ruas tol itu adalah "fly over'' atau jembatan penyeberangan bagi warga sekitar. “Paling sulit itu membangun fly over atau jembatan penyeberangan orang,” katanya.

Untuk itu, Rini meminta seluruh BUMN yang mengerjakan pekerjaan ruas tol Bakauheni–Pematang Panggang-Kayuagung harus mempercepat pengerjaannya, bahkan kalau perlu harus lembur. Pada akhir Maret pastinya harus bisa selesai, minimal sudah tersambung antara titik akhir Lampung dan titik akhir Sumatera Selatan.

Untuk diketahui, jika Anda akan berwisata melewati jalan tol ruas Terbanggibesar (Kabupaten Lampung Tengah, Lampung)–Pematang Panggang (Kabupaten OKI, Sumsel) panjangnya sekitar 100 km dan Pematang Panggang–Kayuagung, Kabupaten OKI sekitar 85 km.

Kedua ruas tol itu menghubungkan Provinsi Lampung dan Sumsel. Karena jalan tol mulus, perjalanan Anda melewati Sumatera Selatan hingga Lampung atau sebaliknya akan lebih nyaman. (*)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).